Lucy Pearce
Seorang remaja berusia 16 tahun, asal kota Sheffield, South Yokshire, Inggis bernama Lucy Pearce, mungkin merupakan remaja dengan kulit paling sensitif di dunia ini. Sedikit saja sentuhan atau tekanan pada kulit gadis remaja akan mengakibatkan kulitnya mengalami iritasi, memerah dan bengkak. Akibat kondisi ultra sensitif pada kulitnya ini Lucy, bisa menuliskan apapun pada kulitnya dan goresan tersebut akan membekas dikulitnya selama kurang lebih 30 menit. Kelainan pada kulit Lucy ini sendiri di sebut Dermatographia, sebuah kondisi dimana rangsangan kecil saja pada kulit akan menyebabkan tubuh menepaskan hormon Histamine yang akan menyebabkan iritasi dan pembekakan. Lucy sendiri mulai di diagnosis mengalami kelainan kulit aneh ini pada usia 13 tahun. Kondisi ini sempat membuatnya mengalami sedikit kesulitan dalam beraktivitas, akibat kulitnya yang sangat sensitif terhadap sentuhan.
Namun kini seiring dengan berjalanya waktu, Ia mulai bisa menerima kondisi unik pada kulitnya ini dan bahkan memanfaatkanya dalam kehidupan sehari-hari. Kini Lucy yang telah duduk di bangku SMA, biasa memanfaatkan kulitnya sebagai media untuk mencacat poin-poin penting dalam pelajaran, yang biasa Ia lakukan saat menjelang ujian. Ia mengaku senang karena dapat mengingat lebih baik dengan apa yang Ia catat di tanganya. Namun Ia juga harus tetap berhati-hati karena sedikit goresan saja bisa berakibat fatal pada kulitnya. Karena itu sehari-hari Lucy, di wajibkan untuk mengenakan pakaian yang agak tertutup untuk meminimalisasi gesekan pada tubuhnya. Sangking sensitifnya kulit Lucy, sebuah pelukan saja bisa membuat kulit gadis ini mengalami Iritasi. Selain itu saat ini belum ada pengobatan yang mampu menyembuhkan kelainan pada kulitnya, tapi Lucy sudah bisa menerima kondisi ini dan tetap beraktifitas seperti biasanya.
Zara Hartshorn
Siapapun yang pertama kali melihat sosok Zara Hartshorn, pasti akan mengira bahwa Ia merupakan seorang wanita tua yang berusia 60 tahunan. Namun siapa sangka jika Zara sebenarnya merupakan seorang gadis yang masih berusia 16 tahun. Wajah gadis asal kota Rotherham, south Yorkshire, Inggris, ini, terlihat begitu tua karena Zara mengalami sebuah kelainan medis langka yang di sebut lipodystrophy. Kelainan yang juga di derita oleh Ibu, Zara ini, menyebabkan lapisan lemak yang ada dibawah lapisan kulit mudah dsekali hancur hingga membuat kulit terlihat keriput. Karena itu bahkah saat usia Zara baru menginjak 12 tahun, Ia sudah terlihat seperti seorang wanita paruh baya. Hal ini membuat Zara sempat minder di sekolah maupun lingkup pergaulan karena merasa tak pede dengan penampilanya.
Kelainan yang diderita Zara ini sendiri menurut Dr Abhimanyu Garg, seorang ahli kulit asal Inggris, merupakan sebuah kelainan yang amat langka dan hanya ada 30 orang di Inggris yang mengidap kelainan serupa. Untungnya pada tahun 2015 yang lalu ada sekelompok Dokter spesialis kecantikan asal Amerika yang berbaik hati menawarkan operasi plastik gratis bagi Zara dan Ibunya guna sedikit mengurangi keriput di wajah keduanya. Berkat operasi ini, kini wajah gadis yang bercita-cita untuk menjadi pemilik salon ini terlihat jauh lebih muda. Kini Ia bahkan juga sudah menemukan seorang kekasih yang bernama Ricky (22th). Zara juga mengaku, kini Ia lebih percaya diri aat bercermin karena tak lagi harus melihat wajah tua yang keriput. Dengan wajah yang terlihat lebih muda sekarang Ia merasa bisa melihat masa depan yang lebih cerah serta terbukanya banyak kesempatan baru untuk hidupnya di masa depan.
Julia Vins
Berbeda halnya dengan Zara Hartshorn, Julia Vins mungkin bisa dibilang sebagai remaja putri yang beruntung. Bagaimana tidak, gadis kelahiran Rusia ini sejak kecil dianugrahi wajah yang cantik dan mempesona. Bahkan karena wajahnya yang cantik Julia kecil sering di sebut sebagai boneka hidup karena wajahnya yang memang mirip sekali dengan boneka. Namun segala puja-puji yang di alamatkan pada dirinya ini, justru membuat Julia tak merasa nyaman. Jengah dengan anggapan orang bahwa dirinya merupakan gadis cantik yang lemah lembut. Pada usianya yang ke 15 tahun, Julia akhirnya mengambil sebuah langkah berani dengan mulai menekuni olahraga angkat beban. Selama setahun lebih Julia tiap akhir pekan secara rutin mendatangi Gym, untuk berlatih angkat beban dan membentuk otot-otot yang ada di tubuhnya.
Berkat usaha kerasnya, dalam satu tahun tubuh Julia telah berubah drastis dari gadis yang kerempeng menjadi sangat berotot. Keputusanya untuk berlatih angkat beban ini,, juga membawa Julia bertemu dengan kekasihnya Sergei (29th). Sergei yang merupakan seorang atlit angkat besi, tertarik dengan Julia setelah melihat gadis ini begitu gigih berlatih angkat beban. Ia juga melihat Julia memiliki potensi dalam dirinya untuk menjadi seorang atlit angkat beban. Karena itu, Ia memutuskan untuk melatih gadis berwajah imut tersebut. Mereka pun mulai melakukan latihan khusus yang dilakukan setiap 3 hingga 5 jam dalam seminggu. Selain latihan Julia juga mulai menerapkan diet sehat dengan hanya mengkonsumsi, dada ayam rebus, telur, keju dan juga sayuran. Berkat usahanya tersebut, pada tahun 2014, Julia, akhirnya berhasil kejuaraan angkat beban di Rusia. Kini Gadis ini bahkan memegang 3 rekor dunia dengan total angkatan mencapai 440kg . Namun jangan bayangkan jika Julia kini terlihat menyeramkan, karena meski memiliki tubuh yang berotot, kecantikan wajah gadis muda ini tak berkurang. Ia tetap terlihat cantik dan seksi hanya saja dengan tubuh yang sangat berotot.
Arpit Gohil
Saat pertama melihat sosok pemuda bernama Arpit Gohil (18th), asal India ini, nyaris tak ada kesan yang berarti. Ia tampak seperti pemuda India, pada umumnya yang membantu keluarganya mengurus ladang dan peternakan. Namun Gohil sebenarnya bukan pemuda biasa, Ia merupakan seorang pengidap kelainan medis langka yang di sebut ectopia cordis. Kelainan ini menyebabkan jantung Gohil tumbuh diluar jaringan tulang rusuknya. Saat pertama dilahirkan, awalnya Dokter mengira Gohil terlahir dengan dua jantung yang terpisah. Tapi dalam pemeriksaan lanjutan di temukan sebuah fakta mengerikan, jantung Gohil ternyata tumbuh diluar jaringan aslinya dan menonjol keluar tubuh.
Kelainan yang dialami Gohil ini sendiri merupakan hal langka dan hanya pernah tercacat ada 165 kasus serupa di seluruh dunia dimana kebanyakan bayi yang lahir dengan kondisi akhirnya meninggal. Gohil sendiri disebut-sebut sebagai "keajaiban medis" karena meski sempat didiagnosis tak akan berumur panjang namun pemuda yang tinggal di dekat kota Adramabat, India ini nyatanya berhasil hidup hingga usianya yang kini telah mencapai nyaris 19 tahun. Tak hanya sekedar bertahan hidup, Gohil bahkan masih bisa beraktivitas layaknya orang normal, dengan membajak ladang dan memanjat pohon. Hanya saja tentu Ia harus ekstra hati-hati karena menurut Dokter Sanjeeth Peter, dari Institut Kesehatan Jantung DDMM, meski sekarang tak menimbulkan masalah, namun kondisi Gohil, sebenarnya sangat berbahaya. Sedikit saja benturan pada jantung pemuda ini dapat mengantarkanya pada kematian. Terlebih lagi ingkungan kerja Gohil yang kurang streil juga bisa memicu terjadinya reaksi Infeksi yang berujung pada masalah serius bahkan hingga kematian.
Jaspreet Singh Kalra
Terlahir di kota Ludhiana, Punjab, India, pada 30 Agustus 1990, Jaspreet Singh Kalra mungkin bisa disebut sebagai remaja paling elastis di dunia ini. Berkat tubuhnya yang begitu lentur, remaja yang kini berusia 17 tahun ini, mendapat banyak julukan, mulai dari Manusia Karet hingga Pria tak Bertulang. Jaspreet mulai menyadari kelenturan tubuhnya yang di atas normal, sejak Ia mulai mempelajari yoga saat usianya masih 12 tahun. Karena selalu berlatih Yoga ini pulalah kefeksibelan tubuh Jaspreet kian hari kian terasah. Ia mulai bisa melepaskan sendi pada bahunya, melipat tubuhnya, memutar tanganya hingga 360 derajat hingga memutar kepalanya hingga mencapai sudut 180 derajat. Berkat bakat uniknya ini kini Jaspreet telah mencatatlan namanya dalam 4 rekor dunia dan dua rekor nasional semuanya dalam urusan kelenturan tubuh. Ia bahkan juga pernah tampil di acara India Got Talent dan mulai mengukir ketenaran atas namanya sendiri berkat keunikan yang Ia punya. Kini Ia bahkan menjadi remaja yang cukup terkenal di India. Jaspreet sepertinya merupakan remaja dengan keunikan yang cukup beruntung. Karena justru karena kelainan yang ada ditubuhnya, remaja ini berhasil membuat namanya menjadi terkenal justru karena tubuhnya yang unik dan tak biasa.




